Dharmasraya, Minangterkini — Situasi kriminalitas di Dharmasraya selama April 2026 masih jadi perhatian. Meski jumlah kasus sedikit menurun dibanding tahun lalu, aktivitas kejahatan tetap tergolong tinggi. Kabar baiknya, kinerja pengungkapan kasus oleh Polres Dharmasraya justru mengalami peningkatan.
Hal ini disampaikan langsung Kapolres Dharmasraya, AKBP Kartyana Widyarso Wardoyo Putro, dalam konferensi pers yang digelar di Mako Polres, Senin (4/5/2026).
“Sepanjang April ada 70 laporan tindak pidana. Yang berhasil kita selesaikan 56 perkara, artinya sekitar 80 persen kasus berhasil diungkap,” jelas Kapolres.
Dibandingkan tahun sebelumnya, jumlah kejahatan memang turun 8 kasus. Namun di sisi lain, penyelesaian perkara justru naik 3 kasus,menunjukkan peningkatan kinerja aparat.
Dari total kasus yang ada, jenis kejahatan masih didominasi kategori konvensional. Mulai dari pencurian, curanmor, hingga narkoba.
Rinciannya:
Curat: 7 kasus
Curas: nihil
Curanmor: 1 kasus
Narkoba: sekitar 5 kasus
Selain itu, kecelakaan lalu lintas juga masih terjadi. Pada Maret 2026 tercatat 5 kejadian, dengan 1 korban meninggal dunia, 8 luka ringan, dan kerugian materi mencapai Rp5,6 juta.
Kasat Narkoba AKP Azhamu Suwaril mengungkapkan, pihaknya berhasil membongkar 8 kasus narkoba dari akhir Maret hingga April yang mana terjadi si wilayah Pulau Punjung 4 kasus, Koto Baru 2 kasus, Sungai Rumbai 1 kasus dan Koto Besar:1 kasus
Barang bukti yang diamankan cukup signifikan, yakni 21,57 gram sabu dan 1,01 gram ganja, dengan total 13 tersangka.
Sementara itu, Kasat Reskrim AKP Andri A, SH, memaparkan bahwa dari 62 kasus yang ditangani, 50 berhasil diselesaikan atau sekitar 80,65 persen.
Salah satu kasus yang jadi sorotan adalah penggelapan sepeda motor dengan modus perkenalan di media sosial.
Pelaku awalnya mendekati korban, membangun kepercayaan, lalu meminjam motor Honda Beat dengan alasan menjemput mobil. Bukannya dikembalikan, motor malah dijual seharga Rp5 juta.
Uangnya kemudian dipakai membeli motor lain dan sisanya untuk beli narkoba.
Melihat masih tingginya angka kejahatan, Kapolres mengingatkan bahwa menjaga keamanan bukan hanya tugas polisi.
“Ini jadi perhatian kita bersama. Mari sama-sama menjaga Kamtibmas agar Dharmasraya tetap aman dan kondusif,” tegasnya.
Dengan tren kejahatan yang masih didominasi kasus konvensional, peran aktif masyarakat sangat dibutuhkan. Waspada, peduli lingkungan, dan segera melapor jika ada hal mencurigakan jadi kunci utama menekan angka kriminalitas.(***)
0 Komentar